Lima Mitos Berkendara | BB Motor

Lima Mitos Berkendara

LIMA MITOS BERKENDARA (Dapat mengancam jiwa anda)

REM DEPAN TERLALU BANYAK DAPAT MENJUNGKALKAN MOTOR. – Hal itu takkan terjadi karena pusat massa berada di bawah. Ban depan akan meleset sebelum ekor motor naik. Manusia punya kebiasaan. Tak mudah menghapus ingatan untuk hanya menggunakan rem belakang. Gunakan keduanya. Bagi yang pernah lihat “Stoppies atau Brakies” di film, itu dilakukan oleh stuntman. Beda dengan cara kita ngerem di jalanan. Jadi, Gunakan juga rem depan ya.

HELM MENYEBABKAN LUKA YANG LEBIH PARAH DARI PADA MENCEGAH. – Helm meresap/meredam energi ketika menghantam sesuatu. Karena energi teredam maka kejutan yang di hantarkan ke kepala pemakai sudah menurun dalam jumlah besar. Jika tak ada helm yang meresap energi maka kepala anda akan menerima momen dari hantaman secara penuh. Ini tentu tidak baik. Helm memang keputusan pribadi.

KETIKA BERBELOK BAN YANG MENYENTUH JALAN LEBIH SEDIKIT DARI PADA KETIKA LURUS. – Ban motor telah menjalani perubahan desain selama 50 tahun. Corakkan ban sekarang telah disesuaikan. Ketika motor menikung miring maka bagian yang mengena aspal lebih banyak sehingga memberikan traksi yang lebih besar. Kita jadi makin pede waktu menikung.

MEMAKAI PAKAIAN MINIM KETIKA UDARA PANAS. – Mekanisme pertahanan tubuh terhadap panas adalah keringat. Lindungi tubuh dengan pakaian yang cukup rapat sehingga keringat tetap bertengger di tubuh anda. Yang ketika menguap membuat tubuh lebih sejuk. Anda pun tentu tak ingin kulit terbakar oleh terik matahari dan angin yg kencang (betul, bisa heat exhaustion ato heatstroke).

KNALPOT KERAS MENYELAMATKAN JIWA– Ini bukan indikator yang benar. Knalpot yang keras hanya akan menjengkelkan pengendara lain, tak ada lebihnya. Penyebab utama mobil menabrak motor bukan karena tidak mendengar suaranya. Tetapi karena tidak melihatnya. Maka jangan maen di Blind Spotnya orang laen.

[Courtesy to adeys]
Sumber : Kaskus.us
Lima Mitos Berkendara Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Junaefi Ridho
 

Top